7 Serba Serbi Karpet Sehat

7 Serba Serbi Karpet Sehat

Duduk bersantai, bercengkrama di atas karpet biasanya menjadi kegiatan mengasyikan saat kumpul bersama keluarga. Apakah anda setuju Fresher ? Apakah karpet di ruang keluarga menjadi tempat favorit untuk berkumpul ?

Ya! Karpet yang lembut, empuk dan hangat pasti membuat betah siapa saja untuk duduk berlama-lama tetapi pertanyaannya sudahkah anda memperhatikan kebersihan karpet anda ? Karena tahukah Fresher, sebagai salah satu elemen dekoratif penutup lantai, karpet mudah sekali terkena debu dan kotoran.

Nah, kali ini simak dulu fakta seputar karpet yang akan Mr.Fresh berikan untuk anda dalam 7 Serba Serbi Karpet Sehat.

1. Karpet mudah sekali menyerap debu dan kotoran. Jika tidak segera dibersihkan, noda yang menempel di karpet akan semakin sulit dibersihkan dan bahkan memungkinkan munculnya bau tak sedap.

2. Sebuah penelitian dari perusahaan Rug Doctor, perusahaan pembersih karpet, diketahui bahwa karpet adalah sarang dari berbagai jenis bakteri dan kuman. Misalnya saja bakteri Escherichia coli, bakteri penyebab infeksi pernafasan, dan bakteri pneumonia.

3. Jika karpet lama dapat menjadi sarang debu, kuman dna kotoran maka karpet baru juga bisa berpotensi menyebabkan penyakit karena bahan kimia pembuat karpet ada yang mengandung senyawa yang bersifat krsinogenik. Karena itu akan lebih baik jika Fresher memilih karpet yang terbuat dari serat alami. Pilihan yang umum tersedia termasuk wol, sisal, dan rami. Rami memiliki keuntungan menjadi tahan terhadap jamur sehingga karpet rami dapat digunakan di kamar mandi atau di daerah lain yang lembab.

4. Untuk membersihkan karpet maka gunakan vacuum cleaner untuk menyedot debu yang menempel pada karpet minimal sebulan sekali. Jangan menyapunya dengan sapu lidi, sebab hanya akan membuat debu berterbangan yang akan beresiko pada kesehatan pernapasan, sementara debunya masih tetap menempel pada permukaan karpet.

5. Gunakan bubuk baking soda untuk menghilangkan bau tak sedap pada karpet. Cukup dengan menaburkannya secara merata, kemudian tunggu sekitar 30 menit. Lalu bersihkan bubuk baking soda menggunakan vacuum cleaner.

6. Jika karpet terkena noda maka anda bisa membersihkannya dengan handuk yang telah dicelupkan pada air panas, lalu letakan di atasnya. Ketika handuk sudah mengering, segera ganti dengan handuk basah lainnya. Gerakkan handuk dari tepi luar ke tengah area karpet.

7. Sebisa mungkin jangan biarkan karpet terkena paparan sinar matahari, karena hal itu akan membuat warna karpet cepat terlihat pudar dan kusam. Kemudian rutinlah mengganti posisi karpet agar bagian yang jarang sekali terinjak tidak terlihat belang.

Itu tadi 7 serba serbi karpet sehat dan cara membersihkannya. Ingat untuk secara rutin membersihkan karpet anda ya Fresher. Masih tidak yakin akan kebersihan karpet anda ? Serahkan langsung ke Simply Fresh Laundry untuk bisa memberikan perawatan terbaik. Tersebar di lebih dari 100 kota dengan 290 ++ outlet kami siap memberikan pelayanan laundry profesional dan friendly.

Previous PostNext Post

Leave a Reply

WordPress Theme