Kesalahan Saat Mencuci

Bagi Fresher yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga, kegiatan mencuci pakaian keluarga tercinta pasti sudah menjadi agenda rutin. Seolah mudah namun kadang juga terasa sulit. Bukan pada masalah tenaga yang dikeluarkan , akan tetapi pada hasil yang dicapai. Kadangkala kita merasa jengkel jika membandingkan hasil cucian yang berasal dari tempat laundry dan hasil cucian kita. Kita merasa hasil cuci dari laundry lebih rapi dan lebih baik. Terlebih jika melihat uang belanja yang minim bagi pos kebutuhan sehari-hari maka sepertinya untuk berlangganan laundry akan terasa berat. Untuk menangani hal ini, kita perlu melihat lagi apakah cara kita mencuci sudah benar atau belum. Berikut adalah kesalahan yang biasa dilakukan saat mencuci.

1. Pakaian mengkerut

Kesalahan ini paling banyak dilakukan. Biasanya jenis pakaian yang mengalaminya adalah pakaian yang terbuat dari bahan wool seperti sweater. Untuk menghindari masalah ini, Fresher perlu melihat lagi bagaimana cara fresher mencuci. Fresher tidak boleh merendam sweater dengan air panas dan meninggalkan sweater di dalam mesin pengering terlalu lama jika fresher menggunakan mesin pengering untuk membantu mengeringkan.

Untuk mengembalikkan ke kondisi semula, fresher dapat menggunakan conditioner rambut. Rendam pakaian dengan 3 sendok cuci yang berisi conditioner rambut di dalam air bersuhu sedang, kemudian tarik dan bentuklah kembali sweater yang mengkerut. Ingat, untuk hal ini fresher juga tidak perlu merendam terlalu lama.

2. Pakaian menjadi kusut

Kesalahan ini biasa terjadi karena fresher meninggalkan pakaian pada mesin pengering terlalu lama. Untuk menangani masalah ini, fresher dapat memasukkan handuk basah kedalam mesin pengering besamaan sehingga tingkat kekusutan bisa diminimalisir.

3. Bacalah petunjuk pencucian

Dengan alasan tidak sempat membaca, maka kita akan memperlakukan pakaian dengan kondisi yang sama. Semua jenis pakaian kita cuci bersama, padahal hal ini sangatlah salah. Ada beberapa jenis pakaian yang akan lebih mudah rusak jika dicuci di dalam mesin cuci, misalnya saja bahan sutera. Fresher hanya perlu mencucinya dengan tangan.

4. Sabun cuci menempel

Biasanya kita menginginkan pakaian agar wangi dan terkesan bersih, namun ternyata detergen yang kita masukkan jumlahnya terlalu banyak. Akibatnya ada beberapa bagian pakaian menjadi tempat menempelnya detergen yang tidak terolah dengan baik. Selain itu, detergen yang berlebihan justru akan membuat baju kusam dan mesin cuci mudah rusak.

5. Tidak memisahkan pakaian

Saat terbuu-buru, kita sering menyatukan semua jenis warna pakaian dalam sekali cuci. Hasilnya, beberapa pakaian akan mengalami kelunturan baju. Sebaiknya pisahlah pakaian berwana cerah dan pakaian berwarna gelap yang akan fresher cuci. Untuk jenis pakaian yang butuh perawatan khusus seperti batik, fresher juga perlu memisahkannya dengan jenis pakaian biasa.

6. Tidak memeriksa kantong dan menutup resleting

Dua kesalahan ini adalah kesalahan yang umum dilakukan saat mencuci pakaian. Akibatnya uang atau kertas di dalam kantong berhamburan dan menempel pada pakaian lain. Resleting juga perlu ditutup untuk menjaga keawetan resleting dan tidak merusak mesin cuci.

7. Memaksakan mencuci di mesin cuci

Ini biasanya kita lakukan agar kita merasa langsung selesai dan ringkas, namun ternyata hal ini akan berakibat pada rusaknya pakaian dicuci. Setiap mesin cuci memiliki berat maksimal dalam mencuci, maksudnya selallin untuk menjaga mesin cuci agar tidak mudah rusak juga untuk menjaga pakaian yang kita cuci.

Setelah melihat kesalahan yang biasa kita lakukan saat mencuci, ada baiknya mulai sekarang kita mengevaluasinya agar tenaga yang kita keluarkan untuk mencuci tidak terasa sia-sia, hati kitapun akan bahagia jika melihat hasil kerja kita baik ^_^

Previous PostNext Post

Leave a Reply

© 2017 Simplyfreshlaundry.com

WordPress Theme