Apa yang membuat Anda gembira saat menyambut tahun baru 2017? Apakah Anda sedang menantikan kenaikan gaji baru 2017 di awal tahun depan? Kalau begitu, berarti sekarang Anda sedang merasa bahagia. Hati terasa berdebar-debar menunggu perubahan nominal uang yang masuk ke rekening pribadi pada akhir Januari nanti.

Kebanyakan  perusahaan memang melakukan penyesuaian upah secara berkala. Biasanya pengusaha memertimbangkan tingkat inflasi, kondisi bisnis dan prestasi seseorang. Hal ini sesuai dengan Berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Thun 2013 tentang Ketenagakerjaan pasal 92 yang menyatakan bahwa pengusaha  melakukan peninjauan upah berkala berdasarkan kemampuan perusahaan dan produktivitas pekerja.

Beleid tersebut memang tidak menjelaskan kata “berkala”. Namun, banyak perusahaan melakukan peninjauan upah setahun sekali. Perubahan gaji karyawan bisa terjadi di awal, tengah atau akhir tahun, tergantung kebijakan perusahaan masing-masing.

Budi Setiawan, pegawai sebuah perusahaan yang bergerak di bidang agribisnis adalah salah seorang yang sedang menantikan kenaikan gaji di awal tahun 2017. Menurut dia, tempat kerjanya memang selalu melakukan penyesuaian upah pegawai setiap Januari. Besaran kenaikan gaji tergantung pada performa karyawan. Selain itu, perusahaan juga memerhitungkan tingkat inflasi.

Lebih lanjut Budi menjelaskan bahwa penilaian kinerja sudah dilakukan pada pertengahan dan akhir tahun 2016. Jadi, sekarang pegawai di perusahaan tersebut sudah mengetahui nilai performa masing-masing. Kini, Budi tinggal menunggu buah manis dari hasil kerjanya selama setahun ke belakang.

Penilaian performa kerja tahunan juga menjadi dasar penentuan kenaikan gaji di sebuah Bank BUMN tempat Irwan Darmawan bekerja. Menurut Irwan, perusahaan melakukan assessment kinerja pegawai pada akhir tahun. Hasil penilaian kemudian menjadi dasar penghitungan besaran kenaikan gaji. Karyawan yang bekerja lebih baik selama setahun ke belakang akan mendapat kenaikan upah lebih tinggi daripada pegawai yang kinerjanya biasa-biasa saja.

Menurut Irwan, Bank BUMN tempatnya bekerja tidak langsung melakukan penyesuaian upah pada Januari 2017. Dia mengatakan kenaikan gaji biasanya diberlakukan mulai April. Tapi, bukan berarti nominal uang yang  masuk ke rekening pribadi di Bulan April bertambah saat itu juga. Karyawan bisa menikmati kenaikan upah mulai September. Pada bulan tersebut, perusahaan akan membayarkan upah ditambah kelebihan gaji yang belum terbayar sejak April. Istilahnya rapel. Pegawai benar-benar menerima “gaji baru” mulai Oktober.

Tidak semua perusahaan melakukan penyesuaian gaji setahun sekali. Nita, seorang manajer di perusahaan leasing mengatakan tempat kerjanya hanya menaikkan upah ketika karyawan naik jabatan atau golongan. Biasanya, seseorang menduduki satu jabatan selama 1-2 tahun. Jadi, saat ini tidak semua pegawai perusahaan menantikan gaji baru.

Nita lalu menjelaskan budaya kerja yang berbeda dengan perusahaan lain. Menurut dia, tidak semua orang mengincar kenaikan jabatan demi perubahan gaji tiap tahun. Sebab, seseorang yang ingin kariernya melesat harus mau dipindahtugaskan ke berbagai cabang atau kantor pusat di Jakarta. Sedangkan sebagian karyawan seperti Nita tidak bisa memutuskan pindah begitu saja. Nita sendiri sudah menikah dan menetap di salah satu kota di Kalimantan. sumber: https://goo.gl/UJLAJ3

Tapi, Nita mengincar target yang lain. Dia selalu berusaha meningkatkan laba di cabang perusahaannya. Jika kinerja cabangnya bagus, maka Nita kan mendapat bonus yang bisa diberikan bersamaan dengan gaji bulanan. 

Previous PostNext Post

Leave a Reply

WordPress Theme