Peluang Bisnis Di Kala Krisis #Part 2 – Simply Fresh Laundry. Tak bisa dipungkiri memulai usaha saat krisis pandemi membuat siapapun ragu.

Namun satu hal yang harus Anda ingat, dalam kondisi apapun selalu ada peluang untuk memulai usaha asalkan Anda jeli membaca situasi.

Banyak peluang usaha yang bisa jadi pertimbangan memulai bisnis dalam kondisi perekonomian tak tentu ini.

Memang dibutuhkan keberanian dan tekad yang kuat.

Namun percayalah, orang-orang yang tidak pantang menyerah, selalu bisa memanfaatkan kesempatan dan memperoleh keuntungan sekalipun krisis ekonomi menghantui.

Peluang usaha apa yang layak dicoba ?

  1. Bisnis KulinerInilah bisnis yang dianggap paling kebal krisis. Alasannya, Jelas setiap orang butuh makan, dunia kuliner tidak akan pernah kehilangan konsumen.Untuk pemula yang ingin memulai usaha di saat krisis, kuliner jadi pilihan paling tepat. Karena modal yang relatif kecil, tenaga kerja tidak terlalu banyak dan perputaran uang yang cepat.
    Apalagi anda bisa memulai dari rumah dengan konsep pemasaran dan delivery secara online.Hal inilah yang membuat kuliner menjadi pilihan tepat untuk bertahan di saat krisis.Apalagi dalam kondisi pandemi Covid-19, ada banyak orang yang membutuhkan makanan siap saji dan pesan online untuk penuhi kebutuhan #StayAtHome dan #WorkFromHome.

    Bukan hanya kuliner cepat saji, produk-produk makanan instan, jajanan, cemilan juga termasuk kebutuhan yang diburu.

  2. Bisnis Kebutuhan PokokToko kebutuhan pokok juga jadi peluang usaha yang bertahan saat krisis ekonomi menerjang.Coba Anda lihat di pasar tradisional atau di area pemukiman, toko-toko yang menjual kebutuhan pokok harian selalu ramai konsumen.Apalagi kalau Anda bisa lengkapi toko dengan pelengkap kebutuhan harian lainnya, seperti beras, air minum, minyak, telor, mie instan, kebutuhan mandi hingga kebutuhan dapur, bisa semakin meningkatkan omset.Supaya bisnis toko kebutuhan pokok ini tetap mampu bertahan, Anda tentu harus disiplin dalam mengelola keuangan dan pastikan cadangan modal kuat, agar bertahan saat harga melambung di tengah badai krisis.
  3. Bisnis Seputar Kesehatan dan KebersihanDalam masa pandemi Covid-19, siapakah kelompok yang paling berjuang dan di garda terdepan? Yaitu para tenaga kesehatan. Mulai dari Dokter, perawat, apoteker hingga karyawan pusat kesehatan yang terus berjuang.Masyarakat yang sebelumnya tak peduli pada kesehatan dan kebersihan mau tak mau harus memahami cara bertahan di tengah wabah.Inilah yang membuat bisnis kesehatan dan kebersihan sebagai salah satu yang bisa dipertimbangkan. Selimbung apapun perekonomian tentu akan tetap butuh yang namanya kesehatan.Mulai dari kebutuhan akan Masker, APD/Alat Pelindung Diri, Sarung Tangan, Hand Sanitizer, Cairan Disinfektan, Sabun Cuci Tangan, dan berbagai alat kebersihan lainnya.

    Termasuk bisnis pendukung dibidang ini adalah Laundry.

    Kenapa orang butuh laundry di masa pandemi Covid19 ? Ada 6 hal yang di lakukan di Simply Fresh Laundry :

    1. Dicuci Menggunakan detergen anti lemak.
      Lapisan Virus Corona terbuat dari lemak, yang mudah hancur ketika dicuci menggunakan sabun yang bisa menghilangkan lemak (minyak) dan kotoran.
    2. Pengeringan menggunakan DRYER (mesin pengering) dengan suhu 85 derajat selama 70 menit.
      Menurut Kepala Bidang Penelitian Fundamental Lembaga Biologi Molekular Eijkman, Herawati Sudoyo, virus Corona akan mati jika dipanasi dengan suhu 56 derajat Celcius selama 30 menit.
    3. Proses Pemanasan Setrika.
      Setelah selesai di Keringkan  dilanjut pakaian di setrika bersuhu sekitar 75 derajat yang juga bisa membunuh bakteri dan virus.
    4. Parfum Disinfektan.
      Simply Fresh menggunakan proses sprayer parfum ke pakaian dengan bahan dasar yang juga menjadi disinfektan pakaian.
    5. Plastik Higienis.
      Setelah selesai pakaian langsung dimasukkan ke dalam plastik rapat untuk menjaga higienis.
    6. Team Produksi Menjaga Higienis.
      Team Rutin cuci tangan gunakan sabun, melakukan disinfektan pada peralatan laundry, dan menggunakan masker.

    Itulah kenapa kebutuhan akan jasa Laundry dibutuhkan untuk mendukung proses sterilisasi pakaian di kala wabah Cvvid-19 ini.

  4. Bisnis Herbal / Rempah TradisionalHingga sejauh ini, penyakit Covid-19 masih belum ada obat atau vaksinnya. Namun menurut Profesor Chairul Anwar Nidom selaku Guru Besar Biomolekuler Unair  Surabaya, tanaman obat tradisional disinyalir mampu meningkatkan sistem imun sehingga mencegah masuknya virus Covid-19 ke dalam tubuh.Tak heran kalau akhirnya tanaman dan rempah yang dianggap sebagai pengobatan tradisional, mulai dari jahe, kunyit, temulawak, kayu manis, laos, kencur, daun sereh langsung laris manis di pasaran.Kelompok tanaman yang oleh masyarakat Indonesia kerap disebut empon-empon inipun melonjak harganya.Dari laporan Detik, para pedagang empon-empon di sejumlah pasar tradisional pulau Jawa pun selalu ramai. Jika Anda ingin memulai bisnis herbal/ tanaman obat tradisional, ini adalah saat yang tepat.

    Supaya bisnis obat tradisional ini semakin diburu konsumen, anda bisa mengemas tanaman dalam paket dengan ukuran porsi berbeda.

Melihat bisnis-bisnis yang dibahas di atas, tentunya setiap pilihan mempunyai keunggulan dan risiko yang berbeda-beda.

Agar Anda bisa menjalankannya dan memperoleh keuntungan, pastikan Anda menguasai bidang tersebut dengan lebih dulu belajar kepada ahlinya.

Dengan begitu, bisnis bisa making profit dan Anda mampu meraup cuan di tengah maraknya virus Covid-19.

Previous PostNext Post

Leave a Reply

WordPress Theme