Fresher yang sudah bekerja merasa gaji kamu selalu ngepas atau bahkan kurang? Sebenarnya jika bicara masalah gaji, gaji besar pun akan terasa kurang jika kita tidak bisa mengelolanya dengan baik. Kali ini yuk kita bahas terlebih dahulu penyebab gaji kamu yang terus terasa kurang.

Seperti dikutip dari duniaprofesional.com, seorang perencana keuangan, Prita Hapsari Ghozie, menyatakan fenomena gaji bulanan yang habis ditengah jalan sering dialami oleh banyak orang, terutama mereka yang tinggal di kota-kota besar. Berikut adalah alasannya:

Tidak Mampu Membedakan Tabungan, Simpanan dan Investasi
Saat ini banyak orang yang tidak mampu membedakan tabungan, simpanan dan investasi. Sebagian besar karyawan menerima gaji melalui rekening tabungan. Seharusnya, dalam tabungan mutasi kredit lebih banyak dan hanya didebit sesekali saja untuk membayar kebutuhan yang sudah direncanakan. Namun kenyataannya, seringkali mutasi debit lebih banyak jika dibandingkan dengan mutasi kredit.

Hobi Berhutang
Orang yang masuk dalam golongan ini sangat suka membeli barang dengan kartu kredit. Bahkan, tidak sedikit juga yang menambah limit kartu kreditnya sebagai tambahan penghasilan bulanannya.

Gaya Hidup Tinggi
Menjalani gaya hidup tinggi yang sudah menjadi penyakit di tengah masyarakat perkotaan saat ini sudah pasti membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Nah, untuk mengatasi hal tersebut, seperti dikutip dari lifestyle.okezone.com, Mike Rini Sutikno, perencana keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE) punya cara-cara jitu mengatur pos pengeluaran bagi para single yuk kita cari tahu:
 
40 persen
Alokasikan 40 persen untuk kebutuhan pokok seperti makan dan transport. Jumlah ini termasuk uang untuk orangtua.

30 persen
Sisihkan setidaknya 30 persen untuk menabung atau investasi. Tabungan rutin ini sebaiknya tidak diganggu gugat.

20 persen
Alokasikan 20 persen untuk simpanan di masa depan termasuk dana berlibur, hang out, atau membeli gadget. Jika Anda berencana untuk menikah, dana untuk pernikahan juga bisa diambil dari pos ini.

10 persen
Siapkan paling tidak 10 persen untuk pengeluaran tak terduga. Dana emergency ini juga bisa disimpan dalam bentuk deposito cair.

Bagaimana Fresher? Yuk coba dulu tips di atas, siapa tahu bisa berguna agar bisa efektif mengelola keuangan kamu.

Previous PostNext Post

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WordPress Theme