Simply Fresh Laundry Ke Jepang Dalam ‘Business Matching’ 2013

Merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan tersendiri, Simply Fresh Laundry dapat diundang dalam acara Business Matching yang diselenggarakan oleh Kenshusei Network Solution (KNS), dalam usaha menjembatani antara para TKI (Tenaga Kerja Indonesia/kenshusei) untuk terjun menjadi pengusaha di Indonesia sepulangnya mereka dari Jepang. Salah satu yang dilakukan KNS adalah mencari mitra bisnis yang tepat dalam menjalankan usaha tersebut. Untuk itu, para mantan TKI itu salah satunya mencari merek waralaba yang sesuai dengan ketrampilannya.

Acara yang diselenggarakan di Sekolah Republik Indonesia Tokyo (SRIT), Tokyo, Minggu (19/5/2013) juga dihadiri oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia di Tokyo, Detty H. Agustono, serta sejumlah pimpinan Bank BNI 46 Cabang Tokyo.

Disampaikan oleh pemrakarsa acara Business Matching, Mahmudi Fukumoto, bahwa dalam acara ini dihadirkan para pembicara yang bisa memberi masukan kepada TKI agar bisa menjalankan bisnisnya dengan baik. Para TKI tersebut rata-rata terikat kontrak kerja selama 3 tahun dengan ketrampilan yang spesifik sepanjang kontrak kerja tersebut. Adapun rata-rata usia para TKI yang bekerja antara 24–30 tahun. Pada masa akhir kerja, rata-rata tabungan setiap pekerja yang bisa dibawa pulang mencapai sekitar Rp 300 juta. Seperti dimaksudkan oleh Mahmudi, hal ini dimaksudkan untuk memberikan potensi kemampuan permodalan untuk menuju kewirausahaan.

Sebelumnya KNS telah mengadakan kegiatan serupa, setelah sebelumnya dilakukan pada bulan Desember 2012. Dengan dukungan KBRI Tokyo, serta beberapa pihak sponsor seperti Bank Indonesia dan Bank BNI, Business Matching kali ini menghadirkan Vita Indrawati, pemilik waralaba (franchisor) Simply Fresh Laundry yang bergerak di bidang usaha jasa laundry kiloan dan satuan, dan juga menghadirkan Adi Waluyo, seorang mantan kenshusei yang sekarang menjadi pengusaha toko bangunan.

Dalam acara bertemunya pengusaha dan calon pengusaha ini, 14 calon pengusaha muda Indonesia dari Jepang telah lahir, dari sekitar 150 peserta yang terdiri dari para kenshusei atau TKI yang datang dari seluruh penjuru Jepang. Kesepakatan kerjasama (deal) juga bisa langsung terwujud, sehingga kegiatan ini tidak hanya sebatas sosialisasi/seminar, tanpa menghasilkan langkah konkrit. Sebagaimana yang terjadi pada acara tersebut, dimana 17 orang peserta yang hadir telah menyatakan kesiapannya untuk bekerjasama dengan kedua pemilik waralaba (franchisor).

Semoga Simply Fresh Laundry selalu menjadi waralaba laundry terdepan dan selalu menjadi bisnis yang menjanjikan, serta turut pula memajukan perekonomian bangsa. Dengan semangat visi-misi untuk terus memberikan kemudahan hidup melalui pelayanan laundry yang menjadi pilihan pertama bagi seluruh keluarga di dunia dan memberikan jasa laundry yang profesional dengan pelayanan yang penuh perhatian, tulus, ramah, dan orientasi pada kepuasan, kebutuhan, kesempurnaan dan hubungan erat sepanjang masa, mari sukses bersama. Salam Sukses Mulia!

Previous PostNext Post

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WordPress Theme