Dalam merintis suatu bisnis pasti memiliki resiko untuk mengalami kegagalan. Tetapi hal tersebut dapat diminimalisir dengan bergabung menjadi seorang franchisee. Hal ini dikarenakan dengan menjadi franchisee, kita menjalankan bisnis yang sudah teruji dan terbukti berhasil sehingga tidak perlu melalui proses trial and error. Selain itu, ada support secara berkesinambungan yang diberikan oleh franchisor, sehingga dapat meminimalisir resiko bisnis yang mungkin muncul. Meski demikian terdapat beberapa strategi yang dapat dilakukan untuk menanggulangi kegagalan dalam menjalankan bisnis franchise.

Pertama, ubah pola pikir bahwa memiliki bisnis franchise Anda hanya bertindak sebagai investor dan bisnis dapat berjalan dengan sendirinya serta menghasilkan keuntungan tanpa campur tangan Anda sebagai pemilik.

Kedua, sebagai seorang franchisee Anda harus memiliki jiwa entrepreneur, mulai dari kecakapan komunikasi, emosi, intelektual, leadership, manajerial, pandai membaca peluang pasar, serta mengetahui kelebihan dan kekurangan usaha Anda untuk mengetahui peluang mana yang akan diambil.

Ketiga, sebagai franchisee Anda harus menghormati perjanjian waralaba dengan franchisor, mengikuti segala SOP yang telah disepakati, dan selalu menjalin komunikasi yang baik dengan pihak franchisor.

Keempat, melakukan promosi untuk memasarkan bisnis Anda. Franchisor biasanya telah memberikan berbagai fasilitas promosi untuk membantu pemasaran bisnis franchise, seperti menyediakan brosur dan pamflet, memasang baliho dan memasang iklan di berbagai media. Namun tidak ada salahnya untuk berimprovisasi dengan berpromosi dengan cara kita sendiri, selama tidak melanggar ketentuan dari franchisor.

Kelima, membangun mindset bahwa pelanggan adalah raja. Hal ini penting, karena tanpa adanya pelanggan usaha pasti akan gagal. Jadi dalam hal ini, Anda harus memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggan. Layani pelanggan secara cepat dan perlakukan pelanggan sesuai dengan apa yang mereka butuhkan.

Keenam, didik karyawan agar cakap dalam melayani konsumen. Berikan sikap yang ramah bagi setiap pelanggan yang datang dan usahakan jangan membuat pelanggan kecewa. Bila terjadi komplain selesaikan dengan cara kekeluargaan.

Ketujuh, bangun relasi yang baik dengan franchisor. Hal ini penting karena franchisor dapat memberikan banyak dukungan dan masukan kepada Anda sesuai dengan pengalaman kesuksesan perusahaannya.

Demikian cara-cara untuk menghindari kegagalan dalam berbisnis, terutama bisnis waralaba. Perlu diingat, kesuksesan dari bisnis waralaba yang Anda rintis juga sangat tergantung dengan peran aktif Anda sebagai franchisee.

Oleh : Chindy Grafidia

Previous PostNext Post

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WordPress Theme