sprei

Berapa kali Anda mencuci seprei Fresher? apakah sebulan sekali atau lebih lama dari itu? tips mencuci sprei sangat mudah dan dapat meminimalisir penyakit

Ya, mencuci seprei memang membuat sebagian orang merasa malas karena ukurannya yang besar dan lebar. Hal ini tentu membuat malas jika harus mencuci sendiri di rumah. Tetapi jangan biarkan rasa malas itu mempengruhi Anda karena kebersihan seprei itu juga sangat berperan pada kesehatan Fresher.

1. Tertibkan jadwal mencuci sprei.
jadwal yang baik untuk mencuci seprei itu minimal satu minggu sekali.
Dikutip dari health.liputan6.com, Direktur Klinis Mikrobiologi dan Imunologi dari New York University’s Langone Medical Center, Philip Tierno menyampaikan bahwa sel-sel kulit mati, losion, rambut, dan keringat akan berjatuhan di atas sprei. Lalu, bisa juga tubuh membawa bakteri jahat seperti bakteri fecal seperti E.coli yang berbahaya dan semuanya itu akan semakin banyak bertumpuk di seprei yang jarang dicuci. Selain itu jika Anda secara teratur mencuci sprei maka proses pencucian tidak akan terlalu berat. Jika Anda menunggu sampai seprei terlihat kotor maka Anda akan kesulitan saat membersihkannya
 
2. Lakukan pencucian sprei Anda sendiri.
Jangan dicampur dengan cucian lain termasuk dengan pakaian.

3. Bersihkan terlebih dahulu noda yang tampak.
Cek setiap bagian seprei Anda untuk mengetahui apakah terdapat noda atau tidak. Jika terdapat noda maka bersihkan terlebih dahulu. Ini untuk memudahkan Anda dalam membersihkan sekaligus untuk menghindari noda menjadi luntur dan mengotori bagian lain dari seprei saat direndam dan dicuci

4. Larutkan terlebih dahulu detergen dengan air.
Pastikan campuran ini merata dengan baik, baru masukkan spreinya. Hal ini sering diabaikan, sehingga yg terjadi adalah lapisan lilin yg luntur tidak merata dan semakin banyak yang berakibat berkesan luntur. Hal ini terutama banyak terjadi di bahan katun jepang dan kingkoil.
 
5. Rendam Sprei
Merendam sprei sebelum mencuci dapat meringankan proses pencucian nantinya. Itu karena kotoran-kotoran yang ada sedikit banyaknya sudah terlarut ke dalam air rendaman. Namun, Anda harus hati-hati. Jangan merendam sprei terlalu lama, cukup 30-45 menit.

6. Proses Mencuci
jika mencuci menggunakan mesin cuci, usahakan agar tidak menggunakan putaran yang terlalu kencang. Pastikan deterjen sudah terlarut dalam air sebelum memasukkan sprei agar tidak memberi bekas pada kain sprei.
Jika mencuci menggunakan tangan maka bersihkan seprei dengan cara dikucek. Jangan pernah menggunakan sikat, karena akan dapat merusak serat kain sprei.

7. Pembilasan
Pada saat pembilasan, pastikan bahwa seprei benar-benar bersih dari detergen. Jika perlu gantunglah seprai pada tiang jemuran kemudian semprotkan air mengalir ke seprai dan peras menggunakan tangan untuk memastikan sisa detergen sudah hilang. Peras detergen dengan kuat sehingga air tidak banyak tersisa diseprai. Hal tersebut untuk mempercepat proses pengeringan seprai.

8. Penjemuran
Dalam proses penjemuran, jangan menjemur sprei dibawah sinar matahari langsung. Hal ini untuk menghindari kemungkinan warna seprai Anda memudar. Ada baiknya juga Anda menjemur sprei dengan posisi terbalik.

9. Menyetrika
Dalam menyetrika sprei cukup menggunakan panas yang sedang. Jangan menggunakan panas yang terlalu tinggi. Hal ini untuk menjaga serat kain juga menjaga warna pada seprai Anda.

Nah, yuk giatkan mencuci seprei sesuai waktu yang disarankan ya. Jika Fresher masih merasa kesulitan dalam mencuci seprei sendiri maka serahkan saja ke Simply Fresh Laundry terdekat.

Previous PostNext Post

Leave a Reply

WordPress Theme