Mungkin setiap orang pernah memiliki rasa iri terhadap rekan sekerja. Apakah Fresher pernah mengalaminya? Akan tetapi, rasa iri tersebut jangan sampai membuat Anda berperilaku negatif, misalnya membenci rekan Anda tersebut. Seperti dikutip dari duniakaryawan.com ada tujuh cara mengatasi agar rasa iri tersebut tidak berdampak negatif kepada Anda.

1. Beri ucapan selamat pada prestasi rekan kerja
Cara pertama adalah dengan memberi ucapan selamat secara tulus pada prestasi rekan kerja Anda. Apa pun prestasinya, ucapan selamat dari Anda akan mencairkan suasana kompetisi di antara Anda berdua dan memberikan hal positif bagi pertemanan Anda juga bagi pikiran Anda.

2. Fokus pada kemampuan diri sendiri
Cara kedua adalah dengan fokus kepada kemampuan diri sendiri. Dengan demikian, Anda akan mencurahkan energi dan waktu Anda untuk menyelesaikan semua tugas-tugas Anda, bukan memikirkan prestasi rekan kerja Anda.
Ingat, setiap orang yang berprestasi karena kemampuannya dalam bekerja. Oleh karenanya, jika Anda fokus pada kemampuan Anda, Anda juga akan berprestasi seperti rekan kerja Anda yang berprestasi tersebut.

3. Tingkatkan kemampuan Anda
Cara berikutnya adalah dengan meningkatkan pembelajaran terhadap aspek soft skills dan hard skills Anda. Soft skills adalah hal-hal yang dengan Emotional Intelligence Quotient (EQ) antara lain paradigma, optimisme, sopan santun, kebiasaan, manajemen emosi, dan perilaku kerja Anda, sedangkan hard skills mencakup keterampilan-keterampilan teknis yang berkaitan dengan pekerjaan Anda.
Dengan meningkatkan pembelajaran, Anda akan memilki keterampilan-keterampilan baru yang dapat meningkatkan produktivitas kerja Anda sehingga Anda tidak iri lagi kepada rekan kerja Anda.

4. Jauhi lingkungan yang memberi pikiran negatif
Jauhi juga rekan-rekan kerja yang biasa memiliki sifat iri terhadap orang lain. Mengapa? Karena kalau Anda bergabung dengan mereka, perasaan Anda akan semakin negatif (memancarkan aura negatif).
Bagaimana kalau seorang rekan kerja Anda memancing Anda untuk membicarakan rekan kerja Anda yang berprestasi dari sisi negatifnya? Yang perlu Anda lakukan adalah menolak secara halus pancingan tersebut. Ini bisa berupa Anda meminta tidak diganggu karena Anda sedang menyelesaikan pekerjaan Anda.

5. Bangun kerja sama
Hubungi rekan kerja yang berprestasi untuk membangun pertemanan yang langgeng. Bentuk pertemanan ini bisa berupa kerja sama dalam sebuah proyek baru atau yang sedang berlangsung. Dengan bekerja sama dengan orang berprestasi tersebut, Anda akan ketularan ritme kerja yang kondusif sehingga Anda dapat berkembang menjadi lebih baik.
Patut diingat, agar hubungan atau pertemanan ini hakiki, terapkan hukum memberi sebelum menerima. Tawarkan atau beri bantuan berdasarkan kemampuan Anda kepada orang tersebut terlebih dahulu.

6. Bersyukur
Anda harus mensyukuri segala yang Anda punyai selama ini, tanpa perlu membandingkan dengan rekan kerja Anda. Selain itu, rasa syukur ini akan membawa Anda ke suasana hati yang positif (nyaman) sehingga Anda akan terus bersemangat menyelesaikan semua tugas atau pekerjaan Anda.

Iri pada rekan kerja, baik dari sisi materi atau prestasi, harus segera disingkirkan secepatnya Fresher. Rasa iri tersebut hanya akan berdampak buruk bagi diri Anda dan kinerja Anda sendiri sehingga semakin menjauhkan Anda dari pencapaian sukses.

Previous PostNext Post

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WordPress Theme