wah-lee-the-world-first-laundry-bussines

Layanan Laundry Komersil Pertama Di Dunia, Pada sekitar abad ke-18, kondisi politik dan keamanan di tiongkok (cina) sedang tidak kondusif dikarenakan adanya pemberontakan. Dari pemberontakan ini kemudian terjadi peperangan yang berlangsung cukup lama dan menelan banyak korban jiwa. Hal ini melantarbelakangi masyarakat tiongkok (cina) pada masa itu untuk mencari tempat penghidupan baru yang aman bagi mereka.

Para imigran ini mencari tempat keberbagai penjuru dunia dan yang menjadi salah satu tujuan mereka adalah benua Amerika. Saat itu sangat banyak imigran Cina yang datang ke Amerika karena alasan kondisi negara mereka berasal sedang kacau dan juga adanya permintaan akan penyediaan tenaga kerja dan industri pertanian di Amerika.

Pada tahun 1851,Wah Lee salah satu imigran Cina di Amerika membuka sebuah jasa Laundry tangan di negara itu. Ia adalah orang pertama yang menjalankan bisnis laundry. Dia menyewa toko kecil di San Fransisco dengan slogan Wahichong (Washing Ironing). Dalam beberapa minggu, bisnis ini berkembang dengan mempekerjakan 20 karyawan dengan sistem shift dalam satu hari.

Usaha laundry adalah bisnis ideal untuk imigran cina pada masa itu karena tidak membutuhkan keahlian khusus. Pekerjaan dan bisnis ini pada saat itu belum terpikirkan oleh orang amerika dan eropa. Bahkan ekstrim nya, laki-laki amerika dan eropa tidak menginginkan pekerjaan yang kerjanya berhari-hari, melelahkan dan dikerjakan secara manual dengan harus memanaskan air dan sebagainya.

Tahun 1870, binatu cina beroperasi di semua kota-kota Amerika dengan populasi cina. Karena lebih banyak menimbulkan persaingan kerja, maka imigran cina diintensifkan. Pada tahun 1880, 95 persen dari 320 binatu di San Fransisco beroperasi dibangunan sederhana yang terbuat dari kayu. Dua pertiga dari binatu dimiliki oleh orang-orang cina namun tidak satupun dari mereka diberikan izin.

Previous PostNext Post

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WordPress Theme