Manfaat Menarik Nafas Panjang

Pernahkah Fresher merasa gugup kemudian mencoba meredakannya dengan menarik nafas panjang? Saat gugup atau panik memang banyak orang yang akan menyarankan untuk tenang dan melakukan tarikan nafas yang dalam agar lebih tenang. Tetapi saat dicoba memang bisa berhasil!

Mungkin Fresher bertanya-tanya kenapa bisa demikian? Ternyata menarik nafas yang panjang dan dalam memang memiliki efek menenangkan bagi tubuh kita. Teknik bernafas yang benar dan dianjurkan memanglah dengan menarik nafas panjang dan dalam. Tujuan utamanya adalah agar organ-organ dalam tubuh Anda untuk bekerja secara normal dan optimal. Selain memberi ketenangan bagi diri, menarik napas yang dalam ternyata masih memiliki beberapa manfaat lain. Berikut informasinya untuk Anda:

1. Meredakan stres
Aktivitas sehari-hari dan hubungan kita dengan sesama terkadang dapat meningkatkan kadar stres. Hal ini menyebabkan pernafasan menjadi lebih cepat dan tekanan darah pun meningkat. Pernafasan yang dangkal sering merupakan tanda terlalu banyak tekanan. Akibatnya, sedikit oksigen yang mencapai otak dan otot-otot dalam tubuh. Hal ini pada gilirannya akan meningkatkan ketegangan fisik. Padahal, kedua kondisi ini dapat berakibat buruk bagi kesehatan.

Menarik napas secara dalam dapat merupakan salah satu hal yang terbaik untuk meringankan rasa stres, sehingga pikiran kembali fokus dan jernih. Ketika menarik napas dengan dalam, Anda mengirimkan sinyal kepada otak untuk tenang dan rileks. Ketika menarik nafas dengan panjang dan dalam, tubuh anda akan mengirimkan sinyal untuk memperlambat reaksi di otak, sehingga ada perubahan hormonal dan faktor-faktor fisiologis lain. Lewat cara ini efeknya adalah memperlambat denyut jantung serta menurunkan tekanan darah yang tinggi saat stres. karena otak anda menjadi tenang dan rileks.Kemudian otak meneruskan sinyal tersebut ke tubuh, sehingga Anda merasa rileks kembali.

Salah satu cara untuk membuat tubuh rileks adalah dengan berkonsentrasi pada pernafasan. Bernafas bisa sebagai teknik relaksasi untuk mengelola stres dan sakit kepala. Kuncinya adalah fokus pada menghilangkan ketegangan dengan bernafas melalui diafragma, mengisi perut dengan udara.

2. Mengurangi rasa cemas dan rasa marah
Rasa cemas dapat berbahaya bagi kesehatan dan menyebabkan beberapa masalah kesehatan dan penyakit. Latihan napas mendalam dapat membantu membersihkan setiap ‘sumbatan’ dalam pikiran, sehingga membantu Anda kembali fokus. Dengan begitu Anda dapat mengurangi ataupun menghilangkan rasa cemas Anda.

Ambil nafas secara dalam ketika Anda mulai merasa emosi sedang meninggi. Saat marah, tubuh akan merasa tertekan, dengan bernafas secara dalam bisa menurunkan emosi dan tekanan yang muncul.

3. Memperbaiki sirkulasi darah
Menarik nafas dalam-dalam secara teratur  dapat meningkatkan dan memperbiki pengiriman oksigen ke seluruh organ tubuh. Cobalah menarik napas dalam melalui perut Anda untuk meningkatkan  suplai oksigen  ke organ-organ tubuh dan membantu seluruh perkembangan dari sistem tubuh.

4. Membantu Detoksifikasi
Menarik napas dalam secara rutin kita dapat melakukan detoksifikasi organ tubuh. Karena ketika kita menarik napas dengan dalam, dapat membantu mengeluarkan racun dalam tubuh sehingga membersihkan sistem tubuh Anda.

5. Menurunkan tensi darah 
Menurut penelitian yang diterbitkan jurnal The Lancet, pasien jantungyang mengambil napas pendek sebanyak 12-14 hembusan per menit (enam hembusan napas permenit sudah dianggap optimal) lebih cenderung memiliki kadar oksigen rendah, yang dapat merusakan otot rangka dan fungsi metabolisme, sehingga menyebabkan atrofi otot (penurunan massa otot). Rutin menarik napas dengan dalam telah terbukti menurunkan tekanan darah.

6. Membantu mengurangi rasa sakit
Dengan menarik napas dalam-dalam, tubuh akan mengeluarkan hormon endorfin.  Ini adalag sejenis zat yang memberikan rasa nyaman dan  juga merupakan  pereda rasa sakit alami.  Hormon ini juga dapat membuat otot-otot menjadi lebih rileks. Otot yang tegang meruoakan penyebab utama nyeri pada leher, punggung dan lambung. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa menarik napas dalam-dalam  memberikan manfaat bagi penderita asma.

7. Membantu memperbaiki kesehatan fisik dan mental
Bernapas dalam-dalam dapat meningkatkan kadar oksigen dalam darah, meningkatkan kesehatan dalam berbagai cara—memperlambat detak jantung Anda, memperbaiki sirkulasi, menurunkan tekanan darah, dan membantu pencernaan, sehingga pada akhirnya membantu meningkatkan kinerja mental dan energi.

8. Relaksasi Perut
Penelitian telah menunjukkan dengan menarik napas dengan dalam dapat merelaksasi perut dan membantu perut Anda untuk bergerak dengan tepat. Jadi, jika Anda sedang mengalami pergejolakan di dalam perut cobalah untuk menarik napas dengan dalam, terutama ketika Anda sedang berada di toilet.

9. Mempercepat Penurunan Berat Badan
Walaupun rahasia mempercepat metabolisme berat badan adalah dengan membakar lemak, tapi latihan pernafasan dalam bisa menjadi bagian dari yoga yang dapat membantu untuk menurunkan berat badan.

Pernafasan dalam membuat tubuh lebih mudah mendapatkan oksigen yang dibutuhkan untuk proses metabolisme secara efisien. Teknik pernafasan yang tepat sangat penting untuk latihan aerobik yang efektif juga, sehingga dapat meningkatkan energi dan membuat Anda merasa lebih mudah untuk terlibat dalam aktivitas fisik lebih kuat.

10. Meningkatkan Aliran Limfatik (Getah Bening)
Dengan membantu mengembangkan paru-paru lebih penuh, pernafasan dalam juga meningkatkan aliran cairan limfatik yang membantu mencegah infeksi. Sistem limfatik bekerja dengan cara yang sama untuk sistem peredaran darah.Bila darah membawa oksigen dan nutrisi ke sel-sel tubuh, getah bening dapat mencegah tubuh dari penyebab penyakit seperti bakteri, infeksi virus, zat-zat asing, mati sel-sel darah putih, racun dan limbah selular lainnya.

Meski aliran getah bening harus diperbaiki untuk menghilangkan sisa metabolisme dari tubuh, tapi seperti sistem peredaran darah sistem limfatik pun tidak memiliki pompa sendiri. Sebaliknya, cairan getah bening tergantung pada mekanisme pernafasan untuk membantu bergerak. Jadi, pernafasan yang baik akan bisa meningkatkan aliran limfatik.

11. Meningkatkan Fungsi Paru
Pernafasan dada yang pendek tidak menyediakan oksigen yang cukup dalam darah, yang berarti bahwa kurang pula oksigen yang tersedia untuk jaringan dan organ tubuh. Hal ini karena ketika orang menarik nafas cepat dan dangkal, paru-paru tidak cukup mengembang untuk memungkinkan transfer maksimum oksigen ke dalam darah.

Banyak sekali ya manfaat kesehatan jika kita mau melatih pernapasan kita. Yuk semangat untuk melatih hidup sehat Fresher!

Sumber: health.kompas.com, rasabaru.com

Previous PostNext Post

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WordPress Theme