Bisnis Di Kala Krisis #Part 1 – Simply Fresh Laundry – Kita pasti sudah sering mendengar kalimat ini: ‘Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian’. Ungkapan ini bisa berlaku pada orang yang memulai bisnis di masa resesi ini: Akan ada kesulitan-kesulitan, namun dalam jangka panjang, manfaatnya akan jauh melampaui kesulitan-kesulitan tersebut.

Penurunan ekonomi, meskipun cukup parah, namun bukan berarti anda menyalahkan keadaan . Sudah waktunya anda mulai memikirkan bisnis apa yang perlu dibangun sekarang, agar nantinya bisa menikmati buah dari kebangkitan ekonomi.

Mengapa anda perlu membangun bisnis sekarang? Sekurangnya ada 5 alasan:

  1. Resesi itu jangka pendek, pemulihan ekonomi itu jangka panjang. Maka Bangunlah Pondasi saat krisis.
    Secara historis, pemulihan ekonomi itu berlangsung 4-5 kali lebih lama masanya dibanding masa resesi. Membangun pondasi bisnis yang baik di saat resesi sekarang ini inshaAllah bisa memberikan keuntungan untuk masa yang akan datang.
    Hal ini karena perusahaan yang baru muncul di kala krisis bisa mengambil pelajaran dari perusahaan yang terkena imbas krisis. Ia tidak perlu mengalami kerugian besar sehingga bisa mengambil alih ide-ide, pangsa pasar, dan uang-uang yang tadinya ditangguk oleh para pemain lama.
  2. Sukses yang besar seringkali dicapai dengan ‘melakukan ke arah sebaliknya’, atau sering disebut Anti Mainstream. Sudah menjadi fakta bahwa kita tidak akan memperoleh hasil yang ‘luar biasa’ jika kita sendiri bertindak ‘biasa saja’. Untuk keluar dari hal yang biasa dan rata-rata, kita perlu melakukan sesuatu yang sama sekali berbeda dari yang orang lain lakukan. Saat ini, pemikiran ‘orang biasa’ adalah menunggu adanya pihak lain untuk melakukan hal-hal yang brilian untuk mengatasi krisis ekonomi ini. Padahal, jika kita mau berpikir kreatif, kita akan menyadari bahwa satu-satunya orang yang bisa memperbaiki kondisi ekonomi ini adalah kita sendiri.
  3. Bisnis UMKM terbukti tahan krisis. Terbukti setelah luluh lantak di Bom Atom, Jepang cepat bangkit melalui sektor riil yang digerakkan oleh usaha kecil dan menengah. Di Indonesia, yang menjadi penyelamat perekonomian saat krisis 98 adalah sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Walau pendapatan masyarakat yang merosot ketika krisis ekonomi terjadi, hanya sedikit berpengaruh terhadap permintaan barang dan jasa yang dihasilkan oleh produk UMKM.  Namun pada kejadian luar biasa wabah covid 19 ini pada industri tertentu terkena pukulan telak yaitu seperti pada psektor PARIWISATA. Pastikan membangun bisnis di kala krisis sekarang ini di luar bidang Pariwisata beserta turunannya.
  4. Pondasi Kuat Bisnis UMKM. Pelaku usaha UMKM umumnya memanfaatkan sumber daya lokal, baik itu untuk sumber daya manusia, modal, bahan baku, hingga peralatan. Artinya, sebagian besar kebutuhan UMKM tidak mengandalkan barang impor. Juga pastikan bisnis UMKM yang akan dibangun tidak ditopang dana pinjaman dari bank, melainkan dari dana sendiri, sehingga penguatan nilai Dollar tidak berikan dampak yang signifikan.
Previous PostNext Post

Leave a Reply

WordPress Theme